Ad Code

Responsive Advertisement

Penemu Email

 



    Pada tahun 1971, Ray Tomlinson adalah lulusan MIT yang baru saja dipekerjakan untuk membantu membangun komponen awal Advanced Research Projects Agency Network (ARPANET), cikal bakal internet. Dengan mengutak-atiknya sendiri, dia memutuskan untuk membangun sebuah program pengiriman pesan berjaringan. Sebagian besar komputer pada saat itu memungkinkan pengguna untuk saling berkirim pesan, namun karena hanya sedikit komputer yang terhubung ke jaringan, maka hanya ada sedikit alasan untuk mengirim pesan antar komputer. Tomlinson meretas sebuah solusi, menggunakan simbol @ yang sekarang ada di mana-mana untuk menunjukkan email berjaringan. Empat dekade kemudian, email tidak lagi terlihat sebagai sebuah penemuan, melainkan sebagai aspek bawaan dari lingkungan digital kita. Pada kesempatan pelantikannya ke dalam Internet Hall of Fame, Tomlinson berbicara kepada kami tentang kelahiran email, masa depan teknologi komunikasi, dan perasaannya tentang spam.

    Melalui penemuannya, Tomlinson juga bertanggung jawab atas peningkatan tanda @ dari simbol menjadi ikon. Untuk mengirim pesan antar komputer yang berbeda, dia membutuhkan cara untuk memisahkan nama pengirim dan penerima dari nama mesin mereka. Tanda @ sangat masuk akal; tanda ini tidak umum digunakan dalam komputasi pada saat itu, sehingga tidak akan ada banyak kebingungan. Simbol ini mengubah alamat email menjadi sebuah frasa; yang berarti "pengguna 'di' host," jelas Tomlinson. "Ini adalah satu-satunya kata depan pada keyboard."

    Saat ini, lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia mengetikkan tanda @ setiap harinya. Tomlinson mengatakan bahwa pada tahun 1971, dia sudah memiliki bayangan tentang dampak yang akan ditimbulkan oleh penemuannya.




Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu